Anda memasuki Zona Integritas - Wilayah Bebas Korupsi

KAJATI JABAR ADE ADHYAKSA HADIRI RAPAT GUGUS TUGAS COVID BERSAMA DONI MONARDO

0

Cirebon, 29 April 2021

Dalam rangka mengantisipasi adanya warga yang nekat melakukan mudik lebaran pada Idul Fitri tahun ini, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Ade Adhyaksa bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan unsur Forkopimda Provinsi Jawa Barat mendampingi Ketua Satgas Covid Letjen TNI Doni Monardo dalam rangka kunjungan kerja ke wilayah Kab. Cirebon. Di sana mereka akan melakukan rapat koordinasi terkait penanganan penyebaran Covid-19 dan pengendalian transportasi pada masa Idul Fitri 1442 H bertempat di Pendopo Bupati Cirebon Jl. RA Kartini Kota Cirebon, Kamis (29/4).

Dalam rapat tersebut, Doni Monardo menyampaikan saat ini Pemerintah sudah berupaya keras menekan penyebaran virus Covid 19.

“Pemberlakuan PSBB dan PPKM akhir-akhir ini sangat efektif dalam menekan penyebaran virus Covid-19, karena terbukti setelah diberlakukannya PSBB dan PPKM, kasus penyebaran Covid-19 dapat ditekan sampai di bawah 50%.” ujar beliau.

“Hal ini harus tetap dipertahankan dengan mematuhi peraturan dan himbauan dari pemerintah yang telah dibuat, salain itu dalam mensosialisasikan peraturan dari Pemerintah kepada masyarakat harus dilakukan dengan cara pendekatan yang tegas namun humanis sehingga masyarakat sadar akan bahayanya Covid 19 dengan tidak melaksanakan mudik pada perayaan hari Raya Idul Fitri 1442 H,” kata Doni.

Selain itu, Pemerintah telah berkomitmen melakukan pembatasan mobilitas untuk mencegah angka kenaikan kasus antar negara, maupun antar daerah dan agar selalu menjaga tren positif dalam hal penanganan pandemi Covid-19, karena pengetatan mobilitas mudik lebaran semata-mata untuk keselamatan bersama.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Barat menyampaikan apa yang menjadi himbauan Pemerintah Pusat telah disampaikan kepada masyarakat.

“Dalam narasinya, Pemerintah melarang mudik tahun ini, kami akan sampaikan kepada warga Jawa Barat dengan cara persuasif dengan memberikan himbauan berupa visualisasi video. Selain itu, kami akan melakukan penyekatan di jalan-jalan tikus sebanyak 150 titik yang sebelumnya penyekatan berada di 120 titik,” Ucap Emil.

“Pemerintah daerah selalu berusaha seiring sejalan dengan pemerintah pusat, termasuk dalam menyikapi kebijakan soal larangan mudik tersebut, karena pada dasarnya pemerintah daerah selalu mencoba satu frekuensi dengan pemerintah pusat,” tegasnya.

Share.

Leave A Reply