Bandung, 2 Mei 2019

Dalam rangka pelaksanaan program Indonesia Bersih tahun 2019 di wilayah Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Wakajati bersama beberapa pejabat, pegawai dan anggota yang tegabung dalam IAD wilayah Jawa Barat mengunjungi Panti Asuhan Anak Iklhas yang beralamat di Jl. Rancabolang No. 1 Bandung, Kamis siang (2/5).

Kedatangan rombongan dari Kejati Jabar disambut oleh pengurus yayasan sekitar pukul 10.00 Wib. Khairul Fuad selaku pengurus yayasan menyambut bahagia atas kedatangan bapak ibu dari Kejati Jabar.

"Saya sangat bahagia dan senang atas kedatangan rombongan dari Kejati dalam rangka bersilaturahmi sekaligus kegiatan bakti sosial dalam "Gerakan Indonesia Bersih". Mudah-mudahan kegiatan kita ini mendapatkan keberkahan dari Allah SWT." Kata Khairul.

Lanjut beliau, "mungkin acara yang niat hadir di sini dalam rangka baksos Gerakan Indonesia Bersih, mudah-mudahan acara ini sebagai simbol keinginan bapak ibu untuk betul-betul berbakti kepada Indonesia dan menjadi perantara untuk mengabdi kepada bangsa indonesia, menegakkan hukum yang adil dan transparan." Ujarnya.

"Panti asuhan ini menjadi kunjungan yang kedua dari bapak ibu Kejaksaan. Kami mendukung inisiatif dari ibu-ibu Dalam Gerakan Indonesia bersih ini." Tutup beliau.

Dalam kesempatan yang sama, dalam sambutannya, Ketua IAD Wilayah Jawa Barat Novi Raja Nafrizal menyampaikan bahwa Gerakan Indonesia Bersih yang dilaksanakan oleh IAD Wilayah Jawa Barat di yayasan Panti Asuhan Anak Shaleh tersebut merupakan program nasional di IAD Pusat.

"Bahwa Indonesia saat ini darurat sampah dan penyumbang sampah plastik kedua terbesar di dunia. Pemerintah mengkampanyekan pengurangan penggunaan sampah plastik. IAD Jabar wajib berpartisipasi aktif melaksanakan Indonesia bersih, gerakan ini harus dilakukan secara masif." Tutur beliau.

"Permasalahan sampah berdampak kepada kesehatan, pariwisata, masa depan anak-anak kita dan berimbas ke sektor-sektor kehidupan lain." Lanjutnya.

"Gerakan Indonesia Bersih dalam hal ini termasuk program penghijauan, mengurangi penggunaan wadah plastik, mulai dari keluarga baru ke masyarakat yang lebih besar." Tutup beliau.

Saat ini sebagai bentuk keseriusan dalam menyukseskan program ini yakni IAD Jabar sudah menghimbau para anggotanya untuk dapat kiranya mengurangi penggunaan wadah plastik, kegiatan tersebut bisa dilakukan secara bertahap dan akan terus disosialisasikan.

Dalam kunjungan tersebut, diselingi dengan beberapa agenda kegiatan antara lain pemberian santunan kepada anak-anak panti asuhan berupa sembako dan alat-alat kebersihan. Kegiatan ditutup dengan membersihkan sampah-sampah di sekitar lingkungan panti asuhan. zM/gaF