Bandung, 21 Mei 2018

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Raja Nafrizal pimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-110 tahun 2018 di lapangan tengah kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Senin (21/5) pukul 08.00 Wib. Upacara diikuti oleh semua pegawai Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Hadir dalam upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional, Wakajati Jabar, Para Asisten, Kabag TU dan Pejabat Struktural di lingkungan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional kali ini merupakan bentuk nasionalisme dan penghargaan kepada para pejuang  yang rela mengorbankan jiwanya dalam memperjuangkan dan mewujudkan kemerdekaan Indonesia.

Dalam sambutanya, Kajati Jabar membacakan amanat dari Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara yang pada intinya mengajak untuk mengingat kembali tanggal 20 Mei sebagai hari Kebangkitan Nasional, yang merupakan tanggal berdirinya gerakan Boedi Oetomo atau Budi Utomo di Yogyakarta pada tahun 1908. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (saat itu disebut Hari Kebangunan Nasional) digelar pertama kali pada 20 Mei 1948 di Yogyakarta dan di berbagai daerah lainnya karena Boedi Oetomo menjadi salah satu penanda utama bahwa bangsa Indonesia untuk pertama kali menyadari pentingnya persatuan dan kesatuan.

Terakhir dalam sambutanya yang dibacakan tersebut, Kajati menghimbau agar masyarakat bijak dalam menggunakan media sosial sebagai makna kebangkitan teknologi informasi dan komunikasi, dulu dengan segala keterbatasan akses pengetahuan dan informasi, dengan keterbatasan teknologi untuk berkomunikasi, berhimpun dan menyatukan pikiran untuk memperjuangkan kedaulatan bangsa. seharusnya sekarang kita juga bisa, sepikul berdua, menjaga dunia yang serba digital, agar menjadi wadah yang kondusif bagi perkembangan budi pekerti, yang seimbang dengan pengetahuan dan keterampilan generasi penerus kita./gaF*zM