Bandung, 1 Mei 2018

Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Kab. Cirebon bersama Tim Intelijen Kejaksaan Agung RI telah berhasil mengamankan DPO asal Kejari Cirebon An.  H. TASIYA SOEMADI, S.E., bin SUMADI.

Terpidana H. TASIYA SOEMADI berhasil diamankan di Dusun Babadan, Desa Depok, Kec. Siwalan, Kab. Pekalongan pada Senin, (30/4/18) pada Pkl. 10.30 WIB. Seusai dilakukan penangkapan, terpidana langsung dibawa ke LP 1A Cirebon pada jam 14.00 WIB untuk dilakukan proses eksekusi sesuai dengan putusan Mahkamah Agung Nomor : 436 K /PID.SUS/2016 tanggal 14 September 2016.

Seperti diketahui H. TASIYA SOEMADI merupakan terpidana Tindak Pidana Korupsi Bansos Kabupaten Cirebon berupa pemotongan dana bantuan sosial, dana hibah, dan proposal fiktif pada tahun 2009 – 2012 dengan kerugian negara sekitar Rp 1,564 miliar yang saat ini sudah mempunyai kekuatan hukum tetap berdasarkan putusan Mahkamah Agung Nomor : 436 K /PID.SUS/2016 tanggal 14 September 2016 dengan putusan pidana selama 5 tahun 6 bulan penjara.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Raymond Ali, membenarkan adanya penangkapan tersebut. "Penangkapan buron terpidana tersebut selain dari upaya penegakan hukum juga merupakan bentuk keberhasilan program tabur 31.1 yang telah digemakan dan ditargetkan oleh Bapak Jaksa Agung Muda Intelijen Jan S. Maringka" ujarnya.