Bandung, 17 April 2018

Jaksa penuntut umum Kejati Jabar Nurhidayat menuntut hukuman mati seorang mahasiswa asal Bogor, Muhammad Rival Hidayat (22) karena terbukti memiliki, menyimpan ganja seberat 1,75 kuintal.

Sidang yang digelar Selasa 17 April 2018 di Pengadilan Negeri Bandung, JPU Nurhidayat menuntut atas dasar pertimbangan bahwa terdakwa merupakan penghuni lapas yang sebelumnya tersangkut kasus narkoba dan dikenakan pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat 1 UU RI.No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Nurhidayat menjelaskan, berdasarkan fakta persidangan, terdakwa terbukti bertindak secara sendiri atau bersama-sama melakukan tindak kejahatannya yang dibantu oleh beberapa temannya dalam mengedarkan narkotika golongan satu tersebut.

"Mereka telah menjual, menjadi perantara jual beli narkotika yang beratnya 1,75 kuintal," kata Nurhidayat.

Dalam dakwaan sebelumnya, jaksa mengungkapkan, peristiwa tersebut berawal saat dua anggota polisi dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar mendapat informasi dari masyarakat mengenai peredaran ganja berupa tanaman yang beratnya melebihi satu kilogram dan anggota unit Reserse Narkoba Polda Jabar lainnya langsung melakukan penggeledahan terhadap terdakwa dan saksi-saksi di Lapas Klas II A Pondok Rajeg Kec. Cibinong Kab. Bogor, serta adanya tempat penyimpanan di kawasan Jalan Raya Parung Kabupaten Bogor.

Dalam penggeledahan tersebut ditemukan barang bukti berupa 5 (lima) paket dus besar dibungkus karung warna putih yang berisi narkotika jenis ganja seberat 1,75 kuintal.