Bandung, 26 Januari 2018

Tim Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung yang berjumlah 6 orang melakukan penggeledahan di Pabrik air mineral milik PT. Tirta Amarta Bottling Company di Jalan Industri Cimareme Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Kamis (25/1/18), penggeledahan tersebut terkait dengan dugaan manipulasi anggaran dalam penyaluran kredit Bank Mandiri yang mengakibatkan kerugian negara Rp 1,5 triliun.

Tim Penyidik Kejaksaan Agung tersebut tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB, melakukan penggeledahan beberapa ruangan di lantai tiga perusahaan tersebut. Penggeledahan ini meliputi pemeriksaan berbagai dokumen perusahaan. Terlihat beberapa pegawai perusahaan cukup kooperatif selama pemeriksaan berlangsung. Penggeledahan berakhir sekitar pukul 13.00. Tim Kejagung membawa sejumlah dokumen perusahaan yang dimasukan kedalam sebuah koper

Seperti diketahui sebelumnya, kasus ini bermula ketika Direktur PT. TAB Rony Tedy mengajukan perpanjangan dan tambahan fasilitas kredit kepada PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. Commercial Banking Center Bandung pada 2015. Dalam dokumen pendukung permohonan perpanjangan dan tambahan fasilitas kredit terdapat data aset PT. TAB yang tidak benar dengan cara dibesarkan dari aset yang nyata. Atas kasus ini, Dirut PT. TAB RT kini ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejagung.