Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Loeke Larasati membuka Kegiatan Penyampaian Hasil Rapat Kerja Teknis Kejaksaan Republik Indonesia Tahun 2017 pada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Bidang Pembinaan, Bidang Intelijen, Bidang Pidum, Bidang Datun dan Bidang Pengawasan digelar pada hari Kamis pagi (9/11/17) bertempat di Aula R. Soeprapto Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Kegiatan penyampaian Hasil Rapat Kerja Teknis tersebut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Loeke Larasati Agoestina, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Mohamad Dofir, para Asisten, Kabag TU, Koordinator dan para Kepala Kejaksaan Negeri se-Jawa Barat, serta kegiatan Rakernis diikuti oleh para Kasi pejabat eselon IV di Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, para Kasubagbin, para Kasi Pidum, para Kasi Intel, dan para Kasi Datun Kejaksaan Negeri se-Jawa Barat yang berjumlah lebih kurang 150 orang.

Dalam kegiatan tersebut, Kajati Jawa Barat menyampaikan bahwa kegiatan dan program kerja Kejaksaan sangat bergantung pada keberhasilan capaian kinerja aparatur Kejaksaan khususnya di wilayah Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Di samping itu, pentingnya penguatan institusi dan meningkatkan peran serta fungsi kejaksaan untuk mewujudkan kejaksaan yang modern dan profesional.

?Ketika institusi Kejaksaan terus menerus menjadi perhatian dan harapan publik penguatan institusi menjadi sangat penting, maka tanggung jawab tersebut berada pada pengelolaan fungsi bidang-bidang baik teknis Kejaksaan maupun unsur komponen Kejaksaan lainnya.? katanya.

Kemudian lanjut beliau, ?dalam mewujudkan Kejaksaan yang modern, profesional, bebas korupsi, bermartabat dan terpercaya adalah dengan meningkatkan peran dan fungsi Kejaksaan dalam menjalankan tugas dan wewenang, baik dari segi kualitas maupun kuantitas penanganan perkara tindak pidana, perkara Datun, serta meningkatkan kegiatan intelijen secara modern, berintegritas, profesional, akuntabel berlandaskan keadilan dan kebenaran.? ujarnya.

Sebagai penutup Kajati menghimbau untuk membangun semangat kebersamaan antar bidang untuk bersinergi dalam penyelenggaraan tugas-tugas yang mendukung peningkatan kinerja lembaga Kejaksaan selanjutnya. (Zm/gaF)