Bandung, 27 Oktober 2017

Kejaksaan Tinggi Jawa Barat peringati Hari Sumpah Pemuda ke-89 melalui upacara bendera yang dilaksanakan di lapangan tengah kantor Kejati Jabar, Jumat pagi (27/10/17). Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Mohamad Dofir yang memimpin upacara membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga. Dalam amanatnya, Wakajati menyampaikan sumbangsih dan keteladanan dari para pemuda yang saat itu melahirkan sumpah pemuda.

"Kita tentu patut bersyukur atas sumbangsih para pemuda Indonesia yang sudah melahirkan Sumpah Pemuda. Sudah seharusnya kita meneladani langkah-langkah dan keberanian mereka hingga mampu menoreh sejarah emas untuk bangsa."tutur beliau.

Kemudian lanjut beliau, "Bung Karno pernah berpesan bahwa janganlah kita mewarisi abu Sumpah Pemuda, tapi warisilah api Sumpah Pemuda. Pesan yang disampaikan Bung Karno tersebut sangat mendalam bagi generasi muda Indonesia. Api Sumpah Pemuda harus kita ambil dan terus kita nyalakan. Kita harus berani melawan segala bentuk upaya yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa."tegas beliau.

Terakhir Wakajati menghimbau untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan menghentikan segala bentuk perdebatan yang mengarah kepada perpecahan. "mari kita cukupkan persatuan dan kesatuan Indonesia, stop segala perdebatan yang mengarah pada perpecahan bangsa. Kita harusnya malu karena masih berkutat di situ-situ saja. Sudah saatnya kita melangkah ke tujuan lain yang lebih besar yaitu mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia." tutup Wakajati.

Peringatan hari Sumpah Pemuda yang ke-89 tersebut turut dihadiri oleh para Asisten, Koordinator dan pejabat eselon IV di lingkungan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat beserta seluruh pegawai dan selesai dilaksanakan sekitar pukul 08.00 Wib. (Zm)