Bandung, 25 Oktober 2017

Loeke Larasati Agoestina resmi pimpin Kejaksaan Tinggi Jawa Barat setelah dilantik oleh Jaksa Agung HM Prasetyo pada Senin (23/10) yang lalu menggantikan Setia Untung Arimuladi yang dipromosikan sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Intelijen. Loeke yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Pusat Pemulihan Aset di Kejaksaan Agung RI datang ke Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Barat untuk pertama kali sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat menghadiri acara pisah sambut dengan pejabat yang lama yang diselenggarakan di Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Rabu pagi (25/10).

Dalam acara pisah sambut tersebut, Setia Untung Arimuladi mengucapkan terimakasih atas dukungan yang selama ini diberikan. "Saya beserta keluarga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dan perhatiannya selama ini sehingga kami bisa menyelesaikan amanah ini dengan selamat selama lebih kurang 480 hari di Jawa Barat, sehingga alhamdulillah bisa membawa suasana yang kondusif," papar beliau.

Lanjut beliau, "jika selama kepemimpinan saya ada hal yang kurang berkenan untuk itu pada kesempatan ini saya mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya selama saya bertugas di Jawa Barat." Tutupnya.

Dalam kesempatan yang sama, selain memperkenalkan diri, Ibu Kajati Loeke Larasati juga menyampaikan beberapa hal terkait dengan perjalanan karier beliau selama ini sampai akhirnya menjabat sebagai Kepala Kejati Jawa Barat. Ibu Kajati berharap ada dukungan dan kerjasama kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dari seluruh elemen baik dari pemerintahan maupun masyarakat. "Tanpa adanya dukungan tentu saya tidak bisa apa-apa, khususnya dalam hal penegakan hukum. Mudah-mudahan kehadiran kami di sini dapat memberikan kontribusi yang lebih baik dan bisa memberikan masukan dan saran demi kebaikan, Tentunya tidak ada manusia yang sempurna, saya terbuka terhadap saran, kiritikan yang tujuannya untuk kebaikan bersama." Ujar beliau.

Kemudian di hadapan para awak media, Kajati Loeke menyampaikan apa yang menjadi target kerja beliau di Jawa Barat. "Tentunya saya perlu melakukan pemantauan dan meneliti terlebih dahulu kegiatan yang sudah dilakukan oleh Kajati yang lama, apa yang telah dilakukan akan saya tindak lanjuti, berikan saya waktu untuk melakukan monitoring atau pemantauan terlebih dahulu," Katanya.

"Saya berharap mudah-mudahan di Jawa Barat ini tidak telalu banyak kasus tindak pidana korupsi, tentu upaya pencegahan perlu diutamakan, apabila pencegahan tidak bisa baru akan dilakukan penindakan," tegas beliau. (Zm/gaF)