Bandung, 23 Oktober 2017

Dandan Riza Wardhana (mantan Kadis DPMPTSP Kota Bandung) divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Kota Bandung. Pembacaan vonis dibacakan oleh Hakim Ketua Tardi, SH pada sidang ke-20 perkara Pungutan Liar (Pungli) di Lingkungan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Senin siang (23/10/17) di ruang sidang 2 (dua) Kantor Pengadilan Negeri Kota Bandung Jl. RE. Martadinata No. 80 Bandung.

Dalam amar putusan majelis hakim, Dandan Riza Wardhana dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah. "Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagai Pegawai Negeri atau penyelenggara negara menerima hadiah atau janji karena kekuasaan atau kewenangan yang berhubungan dengan jabatannya, sebagaimana dakwaan ke-3, dan menjatuhkan pidana penjara selama 1 (satu) tahun, dan denda 50 juta Sub. 1 (satu) bulan kurungan," kata majelis hakim saat membacakan putusan.

Menurut majelis hakim, hal yang memberatkan terdakwa yakni terdakwa sebagai aparatur negara tidak peka melaksanakan instruksi pemberantasan korupsi, terdakwa sudah menikmati uang hasil korupsi, sedangkan hal yang meringankan yaitu terdakwa belum pernah di pidana dan terdakwa berlaku baik selama persidangan.

Dalam pembacaan vonis, majelis hakim tidak hanya menjatuhkan hukuman kepada Sdr. Dandan Riza. 5 (lima) terdakwa lainnya yang ikut bersama-sama terlibat dalam kasus tersebut juga dijatuhi hukuman. Terkdawa Ayi Sundana, Dadam Damhuri dijatuhi hukuman penjara selama 1 (satu) tahun dan denda 50 juta subsidair 1 (satu) bulan kurungan. Sedangkan terdakwa Noerkiyah Setiawati, Mutia, Wawan Khaerullah dijatuhi hukuman selama 1 (satu) tahun penjara.

Setelah putusan dari Majelis Hakim dibacakan, para terdakwa dengan penasehat hukumnya menerima putusan dari majelis hakim, sedangkan Jaksa Penuntut Umum Kejari Kota Bandung terhadap putusan Majelis Hakim tersebut menyatakan sikap pikir-pikir. (Zm/gaF)