Isi situs bersifat informatif bukan berupa legal opinion dari Kejaksaan RI, apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper, maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based
BERITA TERKINI
Kejati Jabar Panggil Tersangka Korupsi RSU Sumedang

Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar) berencana memanggil tersangka kasus pengadaan alat kesehatan di RSU Sumedang dalam waktu dekat ini.

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jabar Fadil Zumhanna, Rabu (2/11) mengatakan, para tersangka tersebut yakni Ath selaku ketua panitia lelang, dan S yang merupakan sekretaris dalam lelang tersebut.

“November ini, setelah Lebaran Idul Adha kami akan memanggil para tersangka kasus pengadaan alat kesehatan di RSU Sumedang karena perlu dilakukan secepatnya agar kasus tersebut bisa segera menemui kejelasan,” kata Fadil.

Ke depannya, lanjut Fadil, tersangka yang sudah ditetapkan kemungkinannya masih bisa bertambah untuk memperjelas kasus tersebut. Sejauh ini Kejati Jabar sudah memanggil rekanan dalam proyek lelang tersebut.

Lebih lanjut Fadil  mengatakan, mengenai proses penyidikan kasus pengadaan alat kesehatan (alkes) di RSU Sumedang, yang ditaksir telah merugikan negara senilai Rp. 3 Miliar itu, tidak menutup kemungkinan akan adanya tersangka lain dalam kasus ini, setelah maraton bekerja secara cepat agar terlihat progres penanganan dalam perkara ini. Sebab setelah selesai dijadikan saksi, bisa terus dinaikkan statusnya menjadi tersangka, tegasnya.

Selain itu lanjutnya, secara terus-menerus Kejati Jabar bekerja dan berkoordinasi dengan BPKP untuk mengetahui bahwa unsur kerugian negara telah terpenuhi. Namun dikabarkan juga, ternyata tim penyidik juga sudah memanggil perusahaan rekanan terkait sebagai saksi. Sehingga selama proses penyidikan, Kejati Jabar telah memanggil sebanyak 23 orang saksi, terangnya.

Terkait pemanggilan Direktur RSU Sumedang, Kejati Jabar masih belum melakukannya lantaran penyidik akan memfokuskan pada keterangan dari para saksi dan tersangka yang sudah ditetapkan.

"Jika nanti dalam pengembangan perlu adanya pemanggilan Direktur Rumah Sakit, tentu kami akan segera memanggilnya," ujarnya.

Tersangka berinisial Ath merupakan ketua panitia pengadaan barang dan jasa, sedangkan S adalah  sekretaris dalam pengadaan barang/jasa tersebut. Keduanya merupakan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang.  

Dua orang PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejati Jabar dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan di RSUD Sumedang periode 2009-2010.

(Sumber: Tim Redaksi Website Kejaksaan RI/Kejati Jabar)

BERITA TERKINI
TIM PENKUM KEJATI JABAR “ BERMAIN ULAR TANGGA” DI SMK NASIONAL BANDUNG “
Pada hari Kamis, tanggal 21 Agustus 2014, Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa
KAJATI JAWA BARAT MENERIMA KUNJUNGAN FAKULTAS HUKUM UNPAD
Kamis, 21 Agustus 2014 bertempat di Aula R. Soeprapto kantor Kejaksaan Tinggi Ja
KEJARI CIMAHI TAHAN DUA TERSANGKA KASUS DUGAAN KORUPSI ANGGARAN PERJALANAN DINAS
Kejaksaan Negeri Kota Cimahi akhirnya......
BERITA TERKAIT
KEJATI JABAR PANGGIL TERSANGKA KORUPSI RSU SUMEDANG
Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar) berencana memanggil tersangka kasus p
 
 
  MAHKAMAH AGUNG

KEJAKSAAN AGUNG

PENGADILAN TINGGI BANDUNG
PENGADILAN NEGERI BANDUNG

KANWIL HUKUM DAN HAM
PEMPROV

PEMKOT
  POLDA

POLRES TABES